Saturday, 29 March 2014

Kapan Nabi Isa Turun ke Bumi di Akhir Zaman?


KAJIAN tentang kemunculan Al-Mahdi dan keluarnya Dajjal selalu beriringan dengan pembahasan turunnya Nabi Isa as. Kedatangan Isa yang akan memberikan dukungan terhadap Al Mahdi dan Thaifah Manshurah yang bersamanya, lalu memerangi Dajjal dan membunuhnya merupakan bagian dari keimanan seorang muslim terhadap tanda-tanda kiamat kubra. Turunnya Nabi Isa di akhir zaman adalah masalah akidah yang telah tetap berdasar Al-Qur’an dan As-Sunnah Ash-Shahihah yang mencapai derajat mutawatir.

Dalil-dalil dari Al-Qur’an

Pertama, firman Allah Ta’ala: Dan sesungguhnya Isa itu benar-benar memberikan pengetahuan tentang hari kiamat. Karena itu janganlah kamu ragu-ragu tentang kiamat itu dan ikutilah Aku. Inilah jalan yang lurus.” (QS. Az Zukhruf [43]: 57-61).

Konteks ayat-ayat ini bercerita tentang kisah Nabi Isa. Pada akhir rangkaian ayat-ayat tersebut, Allah berfirman وَإِنَّهُ لَعِلْمٌ لِلسَّاعَةِ Dan sesungguhnya Isa itu benar-benar memberikan pengetahuan tentang hari kiamat. Maknanya adalah, turunnya Nabi Isa sebelum terjadinya kiamat kelak merupakan pertanda bahwa terjadinya kiamat sudah sangat dekat. Makna ini dikuatkan oleh qira’ah Ibnu Abbas, Mujahid dan sejumlah ulama tafsir lainnya yang membaca ayat ini dengan memfathahkan huruf ‘ain dan lam pada lafal la-‘ilmun sehingga menjadi وَإِنَّهُ لَعَلَمٌ لِلسَّاعَةِ, yang maknanya adalah ‘Dan sesungguhnya Isa itu benar-benar merupakan salah satu tanda (dekatnya) hari kiamat’.

Kedua, firman Allah Ta’ala: “Tetapi (yang sebenarnya), Allah telah mengangkat Isa kepada-Nya. Dan ada­lah Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.” “Tidak ada seorang pun dari ahli kitab kecuali akan beriman kepadanya (Isa) sebelum kematiannya. Dan pada hari kiamat nanti Isa akan menjadi saksi terhadap mereka.” (QS. An-Nisa’ [4]: 157-159).

Ayat-ayat dalam surat An-Nisa’ di atas menjelaskan bahwa orang-orang Yahudi tidak mampu membunuh Nabi Isa, tidak pula mampu menyalibnya, karena Nabi Isa telah diangkat oleh Allah Ta’ala ke langit lengkap dengan jasad dan ruhnya. Nabi Isa tidak dibunuh dan tidak disalib, tetapi ada orang yang diserupakan dengan Isa di mata mereka, dan orang itulah yang mereka salib sebagaimana firman Allah Ta’ala: Tetapi (yang sebenarnya), Allah telah mengangkat Isa kepada-Nya.

Makna lafazh di dalam firman Allah بَلْ رَفَعَهُ اللَّهُ إِلَيْهِ mengandung arti bahwa Allah telah mengangkat Isa lengkap dengan jasad dan ruhnya, sehingga dengan demikian tercapai bantahan terhadap pengakuan orang-orang Yahudi bahwa mereka telah membunuh dan menyalibnya, karena pembunuhan dan penyaliban itu hanya terjadi pada jasad saja. Dalam hal ini, pengangkatan ruhnya saja tidak cukup untuk membantah pengakuan mereka itu. Karena yang disebut oleh Isa itu mencakup badan dan ruh, sehingga tidak cukup dengan hanya menyebut salah satu dari kedua unsur itu, kecuali ada bukti yang membenarkan, sedangkan di sini tidak ada bukti seperti itu. Lagi pula, pengangkatan ruh dan jasadnya secara keseluruhan itu sesuai dengan keperkasaan Allah Yang Maha Sempurna, dan sesuai dengan hikmah, kemuliaan dan pertolongan yang diberikan Allah kepada Rasul-Nya yang dikehendaki-Nya.

Dalil-Dalil dari As-Sunnah

Terdapat banyak hadits shahih yang menjelaskan bahwa Nabi Isa belum wafat. Isa diangkat oleh Allah ke langit —sebagaimana dijelaskan oleh ayat-ayat di atas— dan kelak di akhir zaman akan turun kembali ke dunia untuk memerangi Dajjal, menegakkan keadilan Islam, dan akhirnya wafat dan dikebumikan di bumi layaknya manusia yang lain. Di antara hadits-hadits tersebut adalah,

1. Rasulullah bersabda: “Tidak akan terjadi kiamat sehingga turun kepada kalian Ibnu Maryam sebagai hakim yang adil, ia mematahkan salib, membunuh babi, menghentikan jizyah dan melimpahkan harta sehingga tidak ada seorang pun yang mau menerima pemberian harta.” (HR. Bukhari: no. 2296)

2. Rasulullah bersabda: “Bagaimana keadaan kalian apabila Ibnu Maryam turun di antara kalian sedangkan yang menjadi imam (pemimpin) kalian berasal dari kalangan kalian sendiri?” (HR. Bukhari: Kitabu ahaditsil anbiya’ no. 3193 dan Muslim: Kitabul iman no. 222, 223, 224).

3. Dari Jabir bin Abdullah ia berkata: Saya mendengar Nabi bersabda: “Akan senantiasa ada di antara umatku satu kelompok yang berperang di atas kebenaran, mereka senantiasa menang hingga hari kiamat.” Beliau bersabda: “Lantas Isa ibnu Maryam turun, maka pemimpin kelompok tersebut berkata, ‘Kemarilah, shalatlah sebagai imam kami!’ Maka Isa menjawab, “Tidak, sebagian kalian memimpin sebagian yang lain sebagai penghormatan Allah terhadap umat ini.” (HR. Muslim: Kitabul iman no. 225)

Bagaimana dan kapan Nabi Isa turun ke Bumi ?

Setelah Dajjal muncul dan melakukan perusakan dan penghancuran di muka bumi, Allah mengutus Isa ‘alaihissalam untuk turun ke bumi turun di menara putih di timur Damsyiq, Siria. Beliau mengenakan dua buah pakaian yang dicelup dengan waras dan za’faran; beliau taruh kedua telapak tangan beliau di sayap dua orang Malaikat. Bila beliau menundukkan kepala, meneteslah / menurunlah rambutnya, dan bila diangkat kelihatan landai seperti mutiara. Dan tidak ada orang kafir yang mencium nafasnya kecuali akan mati, dan nafasnya itu sejauh pandangan matanya.

Beliau akan turun pada kelompok yang diberi pertolongan oleh Allah yang berperang untuk menegakkan kebenaran dan bersatu-padu menghadapi Dajjal. Nabi Isa as. turun pada waktu sedang diiqamati shalat, lantas beliau shalat di belakang pemimpin kelompok itu. Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam bersabda:

“Ketika Allah telah mengutus al-Masih Ibnu Maryam, maka turunlah ia di menara putih di sebelah timur Damsyiq dengan mengenakan dua buah pakaian yang dicelup dengan waras dan za’faran, dan kedua telapak tangannya diletakkannya di sayap dua Malaikat; bila ia menundukkan kepala maka menurunlah rambutnya, dan jika diangkatnya kelihatan landai seperti mutiara. Maka tidak ada orang kafirpun yang mencium nafasnya kecualipasti meninggal dunia, padahal nafasnya itu sejauh mata memandang. Lain Isa mencari Dajjal hingga menjumpainya dipintu Lud, lantas dibunuhnya Dajjal. Kemudian Isa datang kepada suatu kaum yang telah dilindungi oleh Allah dari Dajjal, lalu Isa mengusap wajah mereka dan memberi tahu mereka tentang derajat mereka di surga.” (Shahih Muslim, Kitab al-Fitan wa Asyrathis Sa ‘ah, Bab DzikrAd-Dajjal 18: 67-68)

Ibnu Katsir berkata, “Inilah yang termasyhur mengenai tempat turunnya Isa, yaitu di menara putih bagian timur Damsyiq. Dan dalam beberapa kitab saya baca beliau turun di menara putih sebelah timur masjid Jami’ Damsyiq, dan ini rupanya pendapat yang lebih terpelihara. Karena di Damsyiq tidak dikenal ada menara di bagian timur selain di sebelah Masjid Jami’ Umawi di Damsyiq sebelah timur. Inilah pendapat yang lebih sesuai karena beliau turun ketika sedang dibacakan iqamat untuk shalat, lalu imam kaum Muslimin berkata kepada beliau, “Wahai Ruh Allah, majulah untuk mengimami shalat.” Kemudian beliau menjawab, “Anda saja yang maju menjadi imam, karena iqamat tadi dibacakan untuk Anda.” Dan dalam satu riwayat dikatakan bahwa Isa berkata, “Sebagian Anda merupakan amir (pemimpin) bagi sebagian yang lain, sebagai penghormatan dari Allah untuk umat ini.” [granadamediatama]

Friday, 28 March 2014

Tifatul Sembiring, Politikus Dengan Followers Terbanyak di Twitter


Menteri Informasi dan Komunikasi Tifatul Sembiring terpantau sebagai pemilik akun Twitter dengan pengikut atau followers terbanyak untuk kalangan politisi. Tifatul mengalahkan para artis yang menjadi menjadi politisi atau para artis yang saat ini sudah menjadi calon legislatif (Caleg).

“Sebanyak 10 akun caleg dengan jumlah followers terbanyak ternyata didominasi oleh akun-akun politisi bukan akun caleg artis. Hanya ada satu akun public figures yakni akun Twitter Farhat Abbas di daftar peringkat tersebut,” kata Direktur Politicawawe Yose Rizal di Jakarta, Jumat (28/3).

Yose menjelaskan angka itu berdasarkan pantauan (monitoring) Politicawave, mulai 16 Maret hingga 23 Maret 2014. Hasilnya menunjukkan urutan pertama ditempati @tifsembiring (732.015 followers) dari PKS. Urutan kedua dan ketiga ditempati kader dari partai Demokrat yakni @farhatabbaslaw (571.132 followers) dan @ulil – Ulil Abshar Abdalla (350.020 followers).

Dia juga menjelaskan “mention” adalah salah satu cara di Twitter agar netizen atau pengikut dapat membuka percakapan dengan sang pemilik akun Twitter. Jumlah mention juga bisa menandakan bahwa akun tersebut memiliki popularitas atau sering dibicarakan meskipun akun tersebut tidak melakukan aktivitas di social media.

Dari hasil pantauan Politicalwave, akun caleg dengan mention tertinggi dipegang oleh politisi dari partai PKS yakni @fahrihamzah dengan 1,509 mention. Kemudian diikuti oleh @Ulil dari Demokrat dengan 1,391 mention dan @hnurwahid dengan 1,168 mention.

Sayangnya, margin tertinggi perbandingan antara mention sebagai politisi partai dan caleg, banyak dibawah 50 persen. Hanya ada satu akun caleg yakni @votedespenompu dari partai Nasdem yang jumlah mentionnya 100 persen terkait dengan pencalegan.

“Dapat disimpulkan bahwa sebagian besar para caleg lebih dikenal sebagai pribadi lain, yakni sebagai politisi atau public figures dibandingkan sebagai calon wakil rakyat,” tuturnya.


*www.beritasatu.com

LHI Pantas Dihukum 18 tahun

Oleh : Saefudin Sae

Keadilan yang Terkubur

Hukuman 18 tahun penjara yang hadiahkan LHI terkait kasus impor daging sapi nampaknya mulai menemukan titik terang atau kejadian yang sesungguhnya, dimana kasus ini terkesan menyimpang dari murni aspek hukum sebagaimana diprediksi oleh banyak pihak termasuk pencetus dan pengkonsep seluruh aturan KPK yaitu Prof. Romli. Ridwan Saidi juga menegaskan bahwa pengadilian LHI adalah pengadilan palsu yang lebih mengedepankan aspek politis dibandingkan obyektivitas hukumnya. Namun KPK sudah terlanjur hanyut dalam kasus ini, tentu KPK juga tidak ingin kehilangan privasi dan super bodya hanya karena menangnya LHI di suatu saat melalui banding. Artinya KPK sebagai pihak pertama yang menghidupkan dan memamerkan kasus ini harus bersiap siap menerima konsekuensinya secara hukum jika proses banding akan menemui kebenaranya. Atau KPK mencari berbagai alasan untuk tetap menahan 18 tahun LHI sebagaimana kasus awalnya suap impor daging sapi tidak terbukti beralih ke TPPU.

Bahkan yang lebih ditonjolkan media dalam kasus ini bukan kasus murni hukumnya namun lebih kepada wilayah privat tersangka baik AF dan LHI serta mengarah pada pencitraan negatif PKS, sementara nama nama yang terkait dengan kasus ini dan merekalah AKTOR UTAMANYA tidak tersentuh sama sekali oleh KPK (lokalisasi masalah). Lebih parahnya lagi AF dipaksakan dalam pemebritaan dan opini sebagai kader PKS.

Padahal berdasarkan informasi PPATK kekayaan LHI tidak direduksi dari hasil jabatan dan suap impor daging sapi namun didapatkan dari upaya bisnis yang dilaukan sebelum menjadi anggota dewan dan presiden partai dan sebagian dari hartanya merupakan hasil dari  pemberian mitra mitra bisnisnya.

Jika banyak pihak menentang dan mengkritik KPK karena proses hukum dan cara dalam menangani korupsi cenderung tidak obyektif/tebang pilih (karena ada unsur politis) patut dibenarkan. Artinya secara institusi KPK is ok sebagai pemeberantas korupsi namun secara individu masih ada anggota KPK yang dipengaruhi pihak ketiga dalam mendesain dan mengekspresikan setiap kasus. Mari kita saksikan fakta proses dan fakta hukumnya.

Proses Hukum dan Blunder Fakta

Beberapa waktu yang lalu, setelah vonis Dedy Kusdinar (kasus Hambalang - red) saudara Moh Rozaq Asyhari (Mahasiswa S3 Fakultas Hukum UI ) memposting sebuah grafis yang saya buat untuk menyandingkan dua perkara, yaitu kasus LHI dan DK, seperti ini :

Instrumen
Lutfi Hasan Ishaq (LHI)
Dedy Kusdinar (DK)
Nilai Kasus
0
2,5, T
Kerugian Negara
0
463 M
Tuntutan Penjara
18 Thn
9 Thn
Tuntutan Denda
1,5M
300 Jt
Vonis Penjara
16 Thn
6 Thn
Vonis Denda
1 M
300 Jt

Berbagai tanggapan muncul, diantaranya menyatakan bahwa “sudahlah LHI sudah divonis janganlah dibela membabi buta”. Sebenarnya yang ingin saudara Moh Rozaq Asyhari sampaikan dalam grafis tersebut adalah konsistensi penerapan hukum, baik pada proses penyidikan, penuntutan maupun peradilan. Dalam logika Moh Rozaq Asyhari, jenis dan berat pidana yang dilakukan seharusnya linier dengan tuntutan yang dibuat serta vonis yang dijatuhkan. Soal putusan hakim “it’s fine” kita hormati proses hukumnya sebagai suatu bentuk kepastian hukum, namun isi tuntutan dan putusan merupakan manifestasi dari keadilan hukum.

Terlepas dari persoalan tersebut, beberapa fakta persidangan semakin meneguhkan adanya kebenaran yang mulai terkuak. Berikut adalah fakta persidangan yang saya dapati, silahkan kita dicermati :

1. Fathanah menjual nama Mentan dan LHI

Hal ini terungkap saat persidangan Elizabet Liman, di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor), Jakarta Selatan, Selasa (25/3/2014). Fathanah yang memberikan keterangan dibawah sumpah menyampaikan :

“Saya minta duit saya Ibu Elda itu. Saya menjual nama ustatd Luthfi. Akhirnya dikasih Rp1 miliar. Saya terus datang ke Indoguna ambil duit. Tapi bukan sama Ibu Elda (ambilnya), sama Pak Juard dan Arya dan satu lagi saya enggak tahu,“

Menurut Fathanah, uang Rp1,3 miliar itu digunakan untuk membayar biaya interior rumah sebesar Rp550 juta dan cicilan mobil sebesar Rp250 juta :

“Jadi uang itu untuk saya. Untuk saya pribadi. Ibu (Maria) kan banyak duitnya mungkin pak. Jadi saya meminta uang itu menjual nama ustad Luthfi. Itu tidak pernah ada perintah ustad. Berarti itu kan untuk saya pribadi,”


Silahkan dinilai sendiri, saya kira semua sudah dengan lugas bisa memahami arti kalimat tersebut.

Hal Tersebut Sebagaimana Dilangsir Oleh Media:

news.okezone.com/read/2014/03/25/339/960583/fathanah-minta-maaf-ke-bos-indoguna-utama

Sahabat dekat mantan Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Luthfi Hasan Ishaaq, Ahmad Fathanah, meminta maaf kepada Direktur Utama PT Indoguna Utama, Maria Elisabeth Liman, terkait kasus pengurusan kuota impor daging sapi di Kementerian Pertanian (Kementan).

Fathanah melontarkan permintaan maaf tersebut sebagai jawaban atas tuduhan dirinya menipu Maria.

“Ya minta maaf saja, ya bu ya,” kata Fathanah sambil mengangkat tangannya di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor), Jakarta Selatan, Selasa (25/3/2014).

Fathanah mengaku sengaja menjual nama Luthfi dan Menteri Pertanian (Mentan), Suswono, terkait penambahan kuota impor daging sapi. Tujuannya, kata Fathanah, untuk kepentingan pribadi dengan mendapat uang Rp1,3 miliar dari PT Indoguna Utama.

“Saya minta duit saya Ibu Elda itu. Saya menjual nama ustatd Luthfi. Akhirnya dikasih Rp1 miliar. Saya terus datang ke Indoguna ambil duit. Tapi bukan sama Ibu Elda (ambilnya), sama Pak Juard dan Arya dan satu lagi saya enggak tahu,” ujar Fathanah menegaskan.

Menurut Fathanah, uang Rp1,3 miliar itu digunakan untuk membayar biaya interior rumah sebesar Rp550 juta dan cicilan mobil sebesar Rp250 juta.

“Jadi uang itu untuk saya. Untuk saya pribadi. Ibu (Maria) kan banyak duitnya mungkin pak. Jadi saya meminta uang itu menjual nama ustad Luthfi. Itu tidak pernah ada perintah ustad. Berarti itu kan untuk saya pribadi,” ucap Fathanah.

Mendengar pernyataan itu, Maria menuding Fathanah sebagai penipu. Lantaran telah meminta uang dengan menjual nama Luthfi. “Berarti anda penipu dong?” kata Maria sambil menunjuk Fathanah.

Seperti diketahui, Maria Elisabeth Liman selaku Direktur Utama PT Indoguna Utama didakwa memberikan hadiah serta janji berupa uang sebesar Rp1,3 miliar kepada Luthfi Hasan Ishaaq selaku anggota DPR. Diduga uang itu diberikan sebagai pelicin terkait pengaturan penambahan kuota impor daging sapi di Kementan.

2. Perkara Penipuan

Dengan pengakuan tersebut, sebenarnya perkara ini hanyalah satu sisi, yaitu hubungan antara AF dengan Maria Elizabet Liman. Dimana Fathanah sebenarnya menipu Maria Elizabet dengan mencatut nama LHI dan Mentan. Dengan kata lain, LHI dan Mentan adalah juga korban, dimana namanya dicatut oleh AF.

Mendengar pernyataan itu, Maria menuding Fathanah sebagai penipu. Lantaran telah meminta uang dengan menjual nama Luthfi. “Berarti anda penipu dong?” kata Maria sambil menunjuk Fathanah. “Ya minta maaf saja, ya bu ya,” kata Fathanah sambil mengangkat tangannya.

Oleh karenanya, delik sempurnanya perkara ini adalah 378 KUHP yaitu perkara penipuan. Silahkan dicermati, bila ada yang punya analisa berbeda, sumonggo :)

3. Fatanah Terbukti Memiliki Hutang Ke LHI

Menurut keterangan LHI dalam persidangan serupa yang diberikan dibawah sumpah Fathanah berhutang kepadanya sebesar Rp 2,9 miliar. Dari jumlah tersebut, Fathanah baru bisa membayar Rp 1 miliar. masih menyimpan surat perjanjian pembayaran hutang Fathanah. Menurut Lutfhi uang Rp 1 miliar itu dibayar Fathanah dengan mencicil.

Mendengar pernyataan Lutfhi, Fathanah yang saat itu duduk di sampingnya tampak menahan tawanya. Dia mengakui berhutang dengan Luthfi. Namun, sisa hutang tersebut baru akan dilunasi setelah masa tahanannya dipenjara selama 14 tahun berakhir. “Iya saya masih ada hutang. Nanti 14 tahun lagi saya bayar,” ucap Fathanah.

Dengan demikian terbukti secara meyakinkan bahwa bila ada aliran dana dari AF ke LHI adalah bagian dari pembayaran hutang tersebut. Bahkan tagihan LHI di AF masih ada 2,9 Milyar yang belum terbayarkan.

Hal tersebut juga telah disampaikan AF kepada media

http://www.centroone.com/news/2014/03/2y/fathanah-baru-bisa-lunasi-hutang-ke-lutfhi-14-tahun-lagi/:

Mantan Presiden PKS Luthfi Hasan Ishaaq menyebut koleganya Ahmad Fathanah berhutang kepadanya sebesar Rp 2,9 miliar. Dari jumlah tersebut, Fathanah baru bisa membayar Rp 1 miliar.

“Memang benar Fathanah masih memiliki hutang pada saya. Baru bayar Rp 1 miliar. Kalau ada yang mau bantu tolong tagihkan untuk saya,” kata Luthfi saat bersaksi bersama Fathanah dalam sidang bos Indoguna Utama Maria Elizabeth Liman, di pengadilan Tipikor, Jakarta, Selasa (25/3/2014).

Luthfi mengaku ia masih menyimpan surat perjanjian pembayaran hutang Fathanah. Menurut Lutfhi uang Rp 1 miliar itu dibayar Fathanah dengan mencicil. Mendengar pernyataan Lutfhi, Fathanah yang saat itu duduk di sampingnya tampak menahan tawanya. Dia mengakui berhutang dengan Fathanah. Namun, sisa hutang tersebut baru akan dilunasi setelah masa tahanannya di penjara selama 14 tahun berakhir.

“Iya saya masih ada hutang. Nanti 14 tahun lagi saya bayar,” ucap Fathanah. Lutfhi sendiri menanggapi datar pernyataan Fathanah tersebut.

Luthfi memang sudah mengenal Fathanah sejak tahun 1985. Keduanya sama-sama sekolah di Arab Saudi. Sekitar 2004, Luthfi dan Fathanah pernah bekerja sama mendirikan PT Atlas Jaringan Sejahtera. Fathanah sejak saat itu sering meminjam uang pada Luthfi. Tak jarang Fathanah baru bisa membayarnya dalam waktu lama. Fathanah biasa membayar utangnya padda Luthfi secara bertahap. Nominalnya bervariasi. Cicilan yang dibayarkan sekitar Rp 20 juta, Rp 50 juta, Rp 100 juta, hingga Rp 200 juta.

Mari kita saksikan episode proses hukum berikutnya. Harapanya proses penegakkan hukum di Indonesia melalui KPK benar benar jujur dan adil bukan hanya berani. Jika dalam proses hukum berikutnya LHI menang dan dinyatakan bebas, maka tidak ada yang salah dalam hal ini kecuali KPK yang ceroboh dan tidak cermat didalam bekerja. Hukuman dan tangan Tuhan pasti bergerak dan kebenaran akan mencari jalanya sendiri walaupun seluruh upaya untuk menguburnya dilakukan.

Tidak akan pernah tegak hukum jika didasari atas kebencian.

Rencana Jahat di Balik Vonis Hukuman Mati 529 Tahanan Mesir


Kudeta militer di Mesir akan selalu memunculkan hal-hal yang bertentangan dengan pemahaman dan interpretasi. Oleh karena itu, vonis hukuman mati terhadap 529 warga Mesir penentang kudeta yang dijatuhkan oleh Pengadilan Minya Selatan bukanlah akhir dari tindakan-tindakan kejam dan kegilaan pihak kudeta dan juga bukan permulaan. Baik itu dari lembaga peradilan, institusi negara ataupun dari lembaga sosial masyarakat secara umum.

Sejak hari pertama kudeta, penulis telah memprediksi bahwa dalam menghadapi pihak kudeta dan menjalankan aksi-aksi untuk menumbangkannya akan dibutuhkan proses panjang, sulit dan berdarah. Apalagi kekuatan kudeta ini telah disokong oleh kepentingan-kepentingan luar negeri. Salah satunya adalah adanya kepentingan sebagian besar negara-negara Teluk dan yang lebih membahayakan adalah ikut sertanya kepentingan dunia barat, dimana mereka ingin mencegah berlanjutnya revolusi Arab yang diprediksi akan  "menggoyang" hegemoni mereka di dunia internasional.

Terlepas dari kenyataan bahwa vonis hukuman mati ini bukan salah satu dari kemungkinan di atas, namun jika kita kaitkan ke dalam daftar dosa-dosa yang dilakukan oleh otoritas kudeta, maka ini menunjukkan sinyal yang benar. Coba kita telisik ulang, sudah 9 bulan kudeta terjadi, mereka belum juga bisa menghabisi pegiat gerakan revolusi yang nyata dan benar. Dan jikalau kita rangkai kejadian-kejadian ini, akan didapatkan bahwa semuanya telah dirancang sejak awal. Atau dengan istilah lain, mereka ingin "membersihkan" Mesir dari jamaah Ikhwanul Muslimin secara khusus, dan menghilangkan politik Islam dan kelompok-kelompok jihad secara umum.

Artinya,  bisa dikatakan bahwa gerakan revolusioner yang selama ini dan masih berlanjut telah berhasil menghambat langkah pihak kudeta untuk mewujudkan stabilitas yang diinginkannya dan  menghalangi rencana-rencana mereka untuk menancapkan hegemoninya di Mesir. Meskipun gerakan revolusioner mendapatkan berbagai macam penindasan dan teror namun mereka tidak patah arang bahkan terus berjuang mempertahankan negara dari keinginan pihak kudeta untuk mengganti undang-undang Mesir. Oleh sebab itulah pihak kudeta merasa perlu meningkatkan dan membuat teror, intimidasi, pemerasan dan tekanan yang lebih untuk mengendalikan gerakan ini.

Pihak kudeta menginginkan agar vonis hukuman mati tersebut akan membuat jera pelaku revolusi dan bisa menciptakan opini publik bahwa jamaah Ikhwanul Muslimin lah yang bertanggung jawab terhadap pembantaian Rab'ah & Nahdhah. Hal itu disebabkan karena mereka tetap bersikeras menentang kudeta dan tidak mau menerima kenyataan yang terjadi. Tampak sekali bahwa pihak kudeta sangat menyadari kekuatan tersembunyi dari Ikhwanul Muslimin, posisi mereka di tengah masyarakat, dan semangat jihad yang telah mereka bangun selama 40 tahun lebih. Maka dari itu, langkah-langkah yang dirancang oleh pihak kudeta untuk menyeret IM ke dalam kekerasan bukan perencanaan yang tanpa dasar.

Rencana memberangus IM itu sangatlah biadab. Dalam konteks ini, tindakan pemerintahan kudeta tersebut adalah alat untuk merebut kekuasaan nasional. Apalagi, kita mendapati bahwa negara-negara Teluk, dengan segala dendam, permusuhan dan ketakutan mereka juga mengungkapkan keinginan untuk menghilangkan jamaah tersebut. Itu berarti, para penjajah negara ini dan dedengkot-dedengkotnya khawatir akan munculnya pergerakan-pergerakan besar yang berlandaskan semangat keislaman yang benar, yang akhirnya akan mengancam dominasi mereka serta membongkar semua struktur yang telah dibentuk selama ini. Hal itulah yang membuat para pemimpin kudeta segera mengambil tindakan dan inisiatif untuk menahan laju pergerakan tersebut sejak awal dan tidak akan mau mengalah sama sekali.

Oleh karena itu, para penjajah negeri atau para pelaku kudeta berpacu dengan waktu untuk menyerang habis-habisan kekuatan revolusioner. Bahkan semenjak awal sudah berupaya melumpuhkan benih-benihnya. Semua upaya dikerahkan, mulai dari menindak secara brutal, memberikan teror sampai memunculkan isu terorisme.

Dengan demikian, wajib bagi kita meningkatkan aksi-aksi untuk melawan tirani kudeta ini dan menyelamatkan Mesir dari kebusukan-kebusukan yang mereka sembunyikan dalam hati mereka.(sinaimesir)


Oleh: Sari Orabi Khalil Taha (Penulis dan analis dunia pemikiran Islam Palestina)
Alih bahasa: Rendiyan S.

Bimbim Slank Tidak Pernah Protes Fotonya Dijadikan Alat Kampanye


Bimbim, drummer band Slank membantah berita yang menyebutkan bahwa dirinya memprotes salah satu Parpol yakni PKS karena menggunakan poster Slank atau personilnya sebagai bahan kampanye itu tidak benar, karena sejak Pemilu 1991 atribut-atribut mereka sering digunakan Parpol untuk bahan kampanye.

Hal itu disampaikannya berkait dengan beredarnya foto hasil manipulasi yang memperlihatkan ia seolah mengajak para penggemar Slank atau Slankers mendukung partai politik tertentu.

"Dari (kampanye) Pemilu 1991, bendera Slank, foto Slank, suka dibawa partai. Foto Kaka dibawa partai, buat gue itu enggak masalah. Jadi, kalau ada berita Bimbim marah-marah (karena foto, bendera, atau atribut-atribut lain dari Slank dibawa dalam kampanye), itu enggak bener," kata pemilik nama lengkap Bimo Setiawan Almachzumi ini dalam wawancara di kawasan Kemang, Jakarta Selatan, Jumat (28/3/2014).

"Kalau foto Kaka, bendera Slank, atau foto Bang Iwan Fals dibawa dalam kampanye, itu sering ya. Kan banyak juga Slanker yang ikutan kampanye," imbuhnya.

Di luar masalah atribut-atribut Slank dibawa dalam kampanye Pemilu, Bimbim berharap para Slanker tetap menggunakan hak suaranya dalam Pemilu 2014.

"Kalau kita nyoblos, kita bisa protes, bahkan bisangejatuhin mereka (kalau pemimpin terpilih tak bertugas dengan baik dan benar). Kecuali kalau enggak nyoblos, jangan protes," pesan Bimbim.

Sebelumnya Humas DPP PKS juga telah membantah telah menggunakan atribut Slank sebagai bahan kampanye.

[dm/kompas]

Wah...Ternyata Caleg PKS Ada yang Muallaf Lho!


 Jum’at sore dan hujan cukup deras, saat itu saya sedang melintas di jalan raya Jati Makmur. Karena hujan makin deras, saya memutuskan untuk mampir ke tukang kue yang ada di pinggir jalan.

“Bang kuenya tiga ya” pinta saya pada tukang kue.

“Oh iya pak. Tiga ya. Kagak empat sekalian pak?," Ujar si abang.

“Enakan tiga Pak. Lah PKS kita, nomer tiga.. Hehe..,” tutur saya berharap balasan canda.

Sambil menyiapkan kue, Si bapak bertanya tentang PKS.

“Besok kampanye PKS di Bekasi ya pak ?”

Lalu saya menjawab, “Iya pak besok di Bekasi.”

“Dimana acaranya pak ?” Tanyanya.

‘Di GOR Bekasi Pak, itu GOR yang udah direnovasi Aher, gubernur Jawa Barat," jawab saya.

“Oh gitu ya Pak. Wah kemarin juga ramai di gelora Bung Karno sampai ratusan ribu lebih,” ujar beliau.

“Kok bapak tahu. Bapak ikut kampanye toh ?”

“Nggak pak. Saya lihat  sedikit di TV. PKS hebat ya, ada calegnya yang muallaf ! Itu yang namanya Sony Christian.”

“Oh iya betul Pak, beliau memang muallaf. Udah lama jadi kader PKS. Sekarang dia dapat amanah jadi caleg untuk DPRD Kota Bekasi.”

Hujan belum juga reda. Obrolan pun berlanjut membicarakan berbagai hal tentang PKS.

Alhamdulillah, ditengah-tengah gempuran berbagai isue dari berbagai penjuru. Ternyata masih banyak masyarakat yang terbuka hatinya.[Syamsudin/pks-pondokgede.org]

UNDANG UNDANG IMAM MASJID

Oleh : nasrullah Orchid

Kriteria:
- Lelaki maks umur 45 tahun
- Hafal min 5 juz Al-Qur'an
- Mampu mengajar agama
- Moderat dan luwes dalam da'wah

Fasilitas:
- Gaji 5x UMR
- Kendaraan dan Rumah
- Asuransi Kesehatan
- Beasiswa untuk seluruh anak

Tugas:
- Menjadi Imam masjid
- Menghidupkan aktivitas da'wah Masjid
- Melayani kebutuhan warga seperti pelayanan jenazah, konsultasi keluarga, rehabilitasi anak dan remaja, dll
- Menjaga keharmonisan antar umat beragama

******

Rasanya indah kalau undang2 ini bisa diwujudkan. Da'wah masyarakat akan berjalan dengan baik. Da'i menjadi fokus berdakwah dan mengajar krn semua faktor kehidupannya sudah dijamin oleh negara.

Saya pernah melihat hal ini di Malaysia, saat saya merantau 2,5 tahun di sana. Imam masjid kendaraannya BMW. Rumahnya diberikan oleh negara. Gajinya 8000 ringgit (sekitar 24jt) setara gaji professor yg juga besar.

Setiap hari yg dilakukan adalah silaturrahim ke masyarakat dan jamaah binaannya.

Saat ada warga yg meninggal beliau lgsg turun tangan. Ada jamaah yg pergi haji, beliau yg beri wejangan. Ada nikahan, beliau yg bertanggung jawab ke penghulu, selain aktivitas beliau menjadi imam dan mengajar.

Di Turki juga saya dapat informasi bahwa Imam masjid di jamin oleh negara.

Wah, indah sekali. Kapan ya di Indonesia bisa seperti itu? Krn saat ini masjid di Indonesia tidak tersentuh fasilitas negara. Imamnya sukarela, pembangunannya sukarela, da'wahnya sekreatif jamaahnya saja. Ada jamaah meninggal, semua diurus warga. Negara tidak hadir pada pengurusan masjid di Indonesia.

Kemana harapan ini bisa dilayangkan?

Berharap ke negara? Jangankan berfikir UU Imam Masjid ini, ada pemimpin di Jakarta yang malah sedang memperjuangkan agar prostitusi dilegalkan. Membolehkan miras dijual bebas, dll. Naudzubillah...

Tapi, saya yakin harapan masih ada. Uang pajak pasti bisa diberikan ke para Imam masjid yg merupakan jantung pendidikan Umat Islam.

Kalau boleh menghitung harapan dengan skor.

Partai Islam skornya 8
Partai Nasionalis skornya 2

Mereka yg memilih partai Islam, artinya masih punya harapan UU ini bisa diperjuangkan. Mereka yg memilih partai nasionalis, rasanya sdh tdk punya visi ke arah sana.

Bagaimana mereka yg golput? Bagi saya, lebih kecil lagi harapannya atas terwujudnya UU ini. Mrk tdk punya visi apa2 atas UU apapun yg akan ditelurkan 5 tahun ke depan. Wong mrk tidak punya wakil di negara ini.

Smg Imam di Indonesia bisa seperti di negara-negara Islam lain yg memuliakan imam2 masjidnya. Harapan saya pada PKS dan partai Islam, agar bisa mencetuskan ide ini. Minimal di daerah2 yg sdh dimenangkan oleh PKS dan partai2 Islam.

Aaamiiin