Showing posts with label Tahukah Anda. Show all posts
Showing posts with label Tahukah Anda. Show all posts

Sunday, 20 April 2014

Kenapa Syiah Tetap Membaca Al Qur’an?


Pertanyaan mengganjal tersebut seringkali terlintas di benak kaum Muslimin yang mengetahui bahwa Syiah meyakini Al Qur’an telah dirubah/terdistorsi.

Adapun jawaban untuk pertanyaan ini biarkan Ulama Syiah Nikmatullah Al Jazairi yang menjawabnya seperti terdapat dalam bukunya Al Anwaar An Nu’maniyah 363/2:
“Jika kamu katakan bagaimana mungkin kita boleh membaca Al Qur’an ini sekalipun di dalamnya terdapat perubahan/distorsi,aku (Nikmatullah) katakan bahwa telah diriwayatkan melalui hadits-hadits para imam bahwa mereka alaihimus salam memerintahkan para pengikutnya untuk tetap membaca Al Qur’an yang ada sekarang ini ketika sholat dan selainnya serta mengamalkan hukum-hukumnya sampai munculnya baginda kita Shahib Az Zaman (Imam Mahdi versi Syiah) maka Al Qur’an yang ada di tangan manusia akan naik ke langit dan keluarlah Al Qur’an yang ditulis Amirul Mukminin (Ali) alaihis salam maka akan dibacakan dan diminta mengamalkan hukum-hukumnya.”
Inilah jawaban Ulama Syiah Nikmatullah Al Jazairi untuk pertanyaan dari setiap Sunni maupun syiah awam yang menanyakan mengapa Syiah membaca Al Qur’an yang telah dirubah/terdistorsi.

Namun justru di Hawzah/Sekolah seminari Syiah Al Qur’an tidak masuk sebagai materi pembelajaran, karena dikhawatirkan bila para calon missionaris Syiah yang sudah memahami bahasa Arab akan berbalik menjadi Sunni karena banyaknya kontradiksi ajaran Syiah dengan Al Qur’an.

Maka tidaklah mengherankan bila para Imam Syiah yang berasal dari Hawzah-hawzah tersebut seringkali salah membaca ayat-ayat Al Qur’an ketika tampil di depan umum dan menafsirkannya seenak udel mereka sendiri. Naudzubillah min dzalik!

Sumber: Fnoor (iz)

Friday, 18 April 2014

INI 12 KUNCI JAWABAN menghadapin ‪#‎JASMEV‬ Ketika Nabi Jokowi dikritik


Q01. Instropeksi dulu, apakah kalian sudah bener..?
A01. Kenapa harus Instropkesi..? Emang gw nyapres..?

Q02. Apakah agama kalian mengajarkan caci-maki..?
A02. Ga bawa agama tuh, ini bukan forum agama, ini forum politik..
Lagian siapa yg menghina, kita mengkritik..
Kadang aja agak kebablasan, sebagai lelucon..
Kalo lo ga terima kritik, jangan buka sosmed..

Q03. Jangan fitnah, fitnah lebih kejam daripada membunuh..!
A03. Fitnah..? Cuma orang kurang wawasan, fanatik, atau
Pasukan Nasi Bungkus yang bilang kritik ke Jokowi adalah Fitnah..
Karena kita bicara Fakta, ratusan bukti sudah diulas di twitter, facebook, dll, silahkan Googling kalo ga percaya..

Q04. Kurang kerjaan, cuma menghina orang..
A04. Sama donk, lo juga kurang kerjaan ngebela orang..
Gw bukan kurang kerjaan, tapi gw ngisi waktu di tengah kemacetan JAKARTA...

Q05. Pokoknya saya tetep pilih Jokowi..!
A05. Mantap.. Pokoknya tutup mata terhadap semua informasi yang masuk.. Jokowi tetaplah nabi utusan tuhan, isn't it..?
Tipikal fanatik gila, pengkhultusan, kurang wawasan..

Q06. @#$%#$@^%%@$$!@ (Kebun Binatang Keluar)
A06. Ini adalah cerminan kualitas #JASMEV yang ketika terpojok dia
Mencoba mengaburkan topik, dan memancing diskusi menjadi ajang
Caci-maki.. Yang waras jangan terpancing..
Dan mari kita doakan supaya orang2 #JASMEV lekas sembuh..

Q07. Jokowi semakin dihina semakin populer..
A07. Iya, populer kebohongannya..
Pokonya tugas gw sebagai warga negara untuk memberikan
Informasi bahwa ada pengkhianat bangsa jadi capres..
Pokoknya semua rakyat harus tahu pencitraan Jokowi, kebohongan2
Jokowi.. Supaya kita ga menukar nasib bangsa kita dengan uang 60ribu..

Q08. Tunjukan bukti bahwa Jokowi disetir (Boneka)
A08. Nonton TV makanya, jangan nonton joged doank..
Apa pernah Jokowi memutuskan tanpa berunding dengan Megawati..?
Jokowi baru aja ketemu dubes asing.. Secara rahasia..

Q09. Jokowi sudah berprestasi..!
A09. Ehmm.. Apa..? Kartu Sehat..? Basi, itu program jadul..
Kartu Pintar..? Itu juga program basi..
Waduk Rio-rio..? Itu buat komunitas WNI-Keturunan di sekitar waduk..
Kampung Deret..? Itu pencitraan..
Tanah Abang..? Itu hancurkan bisnis pengusaha kain Indonesia (Ga laku)
Apa..? Mana..? Itu kerja siapa..? Program siapa..?
Satu-satunya ide orisinil Jokowi yang berhasil adalah "Penghapusan Topeng Monyet"

Q10. Dunia mengakui kualitas Jokowi..
A10. Dunia mana..? Majalah atau Website milik Arkansas Connection..?
Majalah Fortune..? Website Citymayors..?
Cek dulu siapa pendirinya dan siapa pemiliknya..

Q11. Rakyat Indonesia cinta Jokowi..
A11. Rakyat Indonesia mana..? Rakyat JASMEV..? Surva Survey..? LSI dkk itu terbukti melakukan kebohongan publik, mark up data survey PDIP dan Jokowi, untuk memanipulasi psikologi rakyat.. 19% Itu + Curang..
Dan itu legislatif lho.. Artinya yg pilih PDIP itu karena sarat kepentingan, mungkin uang, mungkin jajaran keluarga caleg, dlsb..
19% itu bukan milik Jokowi..

Q12. Ini group para pembenci, penghujat, menularkan kebencian kepada sesama..!
A12. Kami ada karena Jokowi, tidak ada asap jika tidak ada api..
Kami adalah bentuk perlawanan rakyat, melawan cyber army bayaran..
Kami tidak dibayar, kami bukan Organisasi, kami tidak terorginisir, kami suara rakyat..
Jokowi lah yang menebarkan perpecahan diantara kita..
Buktinya PDIP Pecah, Puan dan Prananda Pecah..
Mega dan Guntur Pecah, Jakarta Pecah..
Indonesia Pecah..!
Semua karena Jokowi..!

Thursday, 17 April 2014

5 KEAJAIBAN GARAM YANG HARUS KAMU TAHU


Sebagian besar dari kamu mungkin hanya mengenal garam sebagai bumbu dapur atau sekadar bahan baku untuk mengusir ular saat berkemah. Tapi, ternyata ada beberapa fakta garam yang harus kamu tahu, seperti halnya 5 fakta tentang garam yang bakal bikin kamu terkejut, tercengang, bahkan terpesona

1. Garam Digunakan Sebagai Alat Pembayaran.

Di Ethiopia, garam digunakan sebagai alat pembayaran. Hal ini disebabkan oleh kultur dan tingkat perekonomian yang sangat rendah sehingga masyarakat setempat masih melakukan barter untuk mendapatkan barang. Yang juga menarik adalah ketika mereka harus rela menempuh perjalanan menuju gurun bersuhu 34 derajat Celcius Danakil Depression selama 2 hari untuk memperoleh lembaran-lembaran garam yang nantinya dijadikan sebagai alat pembayaran tersebut.

2. Terdapat Padang Garam Terluas di Dunia
Salar de Uyuni merupakan padang garam paling besar di dunia yang terletak di Bolivia. Padang ini bisa kamu rasakan sebagai cermin besar yang pastinya bikin kamu tercengang saat berada di dalamnya.

3. Ada Garam Hitam
Ternyata, garam putih yang kita kenal, ada juga garam berwarna hitam yang diproduksi di India dengan cara mencampurnya dengan biji Harad. Campuran yang menguap itulah yang nantinya akan membuat garam memiliki gumpalan berwarna hitam.
4. Gaji Tentara Romawi

Pada zaman dahulu, terdapat mitos yang mengatakan bahwa para tentara Romawi dibayar dengan menggunakan garam. Padahal, mereka tetap dibayar dengan menggunakan uang, namun uang tersebutlah yang kemudian dibelikan garam.
5. Disebut Emas Putih

Pada Abad pertengahan, harga garam melambung tinggi, bahkan tiga kali lipat lebih mahal daripada daging. Oleh karena itu, garam juga disebut sebagai “emas putih” pada masa itu.(BJB/TSL)

Wednesday, 16 April 2014

Ulang Tahun Ibnu Rusyd Jadi Tema Google Doodle


Tampilan depan Google tiap harinya berubah. Untuk edisi, Senin (14/4) kemarin, Google menjadikan peringatan ulang tahun ilmuwan Islam, Ibnu Rusdi ke-888 sebagai tema Google Doodle.

Di dunia Barat,  Ibnu Rusyd dikenal sebagai Averroes. Ia lahir di masa imperium Islam menduduki wilayah Spanyol. Semasa hidupnya, Ibnu Rusdi memberikan sumbangsih yang begitu luar biasa bagi filsafat Islam, teologi, musik dan matematika.

Kehebatan  Ibnu Rusyd diakui Barat, sehingga melahirkan cabang filsafat yang disebut Averroisme. Cabang filsafat ini menggabungkan ajaran Islam dengan pemikiran Yunani kuno.

"Kami merayakan ulangtahun ke-888  Ibnu Rusyd  sebagai penghargaan karena karya-karyanya di bidang filsafat, ilmu pengetahuan dan astronomi," kata juru bicara google, seperti dilansir alarabiya.net, Rabu (16/4).(republika)

Monday, 14 April 2014

Jangan Klik Tautan “Siapa yang Melihat Profil Anda di Facebook”


BAGI Anda yang mempunyai akun Facebook, mungkin Anda pernah mendapatkan chat seperti ini [Nama Anda] See who views your profile is.gd/lSTUy3?xxxxxx , (xxxx adalah bilangan random). Nah, jangan sampai tertipu. Itu bukanlah teman Anda yang menulis, melainkan script yang dibuat otomatis. Dan bila Anda menemui hal semacam itu, sebaiknya tidak usah diclick dan tidak usah dihiraukan.

JIka Anda click link tersebut, yang pertama Anda akan di arahkan ke http://dfjdrrdfgg.tk.

Selanjutnya Anda akan diminta untuk meng-copy kode yang ada di situ untuk melihat siapa saja yang melihat profil Anda. Padahal code tersebut digunakan untuk menjalankan script yang otomatis mengirim chat, memasang status baru, mengirimkan wall dan tag. Berabe kan kalau ini terjadi?

Lalu Anda akan diarahkan ke http://dfjdrrdfgg.tk/final.php?userid=[UID Anda]&name=[Nama Facebook Anda]&doclose=1 yang artinya script sudah melakukan tugasnya dengan sempurna. Script tersebut sudah mengirimkan Chat, Wall, memasang status dan tag pada teman teman Anda.

Anda diarahkan ke final.php. Tujuannya adalah mengisi survey ataupun kuis yang pastinya akan menambah pendapatan si pembuat script tersebut. Bila Anda melihat berapa orang yang online. mungkin Anda akan heran, karena jumlahnya sangat banyak.

Aplikasi abal-abal yang menjengkelkan ini sekarang sudah pula beredar dalam bahasa Indonesia pula dengan “Siapa Yang Melihat Profil Saya”.

Lantas bagaimana menghindarinya? Tentu saja jangan mudah percaya akan aplikasi-aplikasi seperti ini. Namun, bagaimana jika terlanjur meng-klik? Satu-satunya cara yang mungkin agak mungkin, walaupun masih pula rapuh, segera ganti password Anda. Duh, orang iseng ada-ada aja ya? [sa/islampos/networkedblog]

Sunday, 13 April 2014

Ternyata, Makan Dan Minum Sambil Berdiri Itu BOLEH!


Bismillah,

Selama ini kita seringkali beranggapan (dan mendapat informasi) bahwa Rasululloh SAW SELALU duduk pada saat makan dan/atau minum. Saya pribadi sempat mendapatkan informasi mengenai hikmah makan dan minum sambil duduk disertai dengan bahaya2 yg mengancam kesehatan tubuh apabila kita makan dan/atau minum sambil berdiri.

Namun, beberapa waktu lalu saya baru mendapat dalil yg jelas dan bisa dipertanggungjawabkan, bahwa ternyata makan dan minum sambil berdiri itu BOLEH!

Berikut ini dalil2 yang membolehkan makan dan minum sambil berdiri.

“Dari An-Nazzaal ia berkata : ‘Aliy radliyallaahu ‘anhu membawa air ke pintu masjid kemudian meminumnya sambil berdiri. Kemudian ia bekata : “Sebagian orang tidak suka minum sambil berdiri, padahal aku melihat Nabi shallallaahu ‘alaihi wa sallam melakukannya sebagaimana engkau melihatku melakukannya barusan” [Diriwayatkan oleh Al-Bukhari no. 5615-5616, Ath-Thayalisi no. 141, Abu ‘Ubaid dalam Ath-Thahuur hal. 131 no. 39, Ahmad 1/78 & 101 & 102, ‘Abdullah bin Ahmad bin Hanbal dalam Zawaaidul-Musnad 1/109 no. 1366 & 1372, Abu Dawud no. 3718, At-Tirmidziy dalam Asy-Syamaail no. 200, An-Nasa’iy no. 130, Ibnu Khuzaimah no. 16 & 202, dan Ibnu Hibbaan no. 1057].”

Dari Ibnu ‘Abbas ia bekata : “Nabi shallallaahu ‘alaihi wa sallam pernah minum air zamzam sambil berdiri” [Diriwayatkan oleh Al-Bukhari no. 1637 & 5617, Muslim no. 2027, Al-Humaidiy no. 481, Ibnu Abi Syaibah no. 24460, Ahmad 1/214 & 220 & 243, At-Tirmidziy dalam Al-Jaami’ no. 1882 dan Asy-Syamaail no. 197 & 199, Ibnu Maajah no. 3422, An-Nasa’iy no. 2964-2965, Ibnu Khuzaimah no. 2945, serta Ibnu Hibban no. 3838 & 5319].

Dari ‘Amr bin Syu’aib, dari ayahnya, dari kakeknya, ia berkata : “Aku pernah melihat Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wa sallam berpuasa dan berbuka ketika safar, minum sambil berdiri dan duduk, shalat dengan telanjang kaki dan memakai sandal, serta berpaling dari arah kanan dan kirinya (setelah selesai shalat)” [Diriwayatkan oleh Ahmad 2/206, Ibnu Sa’d dalam Ath-Thabaqaat 1/480, At-Tirmidziy dalam Al-Jaami’ no. 1883 dan Asy-Syamaail no. 198, Al-Firyaaniy dalam Ash-Shiyaam no. 119, Ibnu ‘Adiy dalam Al-Kaamil 5/181, serta Ibnu Syaahiin dalam An-Naasikh wal-Mansukh no. 570; dishahihkan oleh Al-Albani dalam Shahih Sunan At-Tirmidziy 2/332-333 dan Ahmad Syaakir dalam Syarh ‘alal-Musnad 6/399].

Dari Ibnu ‘Umar ia berkata : “Kami pernah makan sambil berjalan dan minum sambil berdiri di jaman Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wa sallam” [Diriwayatkan oleh At-Tirmidzi no. 1880, Ibnu Maajah no. 3301, Ibnu Hibbaan no. 5322 & 5325, Al-Khathiib dalam At-Taariikh 8/195, Ath-Thahawiy dalam Syarh Ma’aanil-Aatsaar 4/273, dan Ibnu Syaahiin dalam An-Naaiikh wal-Mansukh no. 573; dishahihkan oleh Al-Albani dalam Shahih Sunan At-Tirmidziy 2/331 dan Al-Arna’uth dalam Takhrij ‘ala Shahih Ibni Hibban 12/141].

Dari Kabsyah ia berkata : Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wa sallam masuk ke rumahku, kemudian beliau minum dari mulut bejana (dari kulit) yang tergantung sambil berdiri. Lantas aku berdiri ke bejana tersebut dan memotong talinya” [Diriwayatkan oleh At-Tirmidzi dalam Al-Jaami’ no. 1892 dan Asy-Syamaail no. 203, Al-Humaidiy no. 354, Ahmad 6/434, Ibnu Abi ‘Aashim dalam Al-Aahaadu wal-Matsaaniy no. 3365, Ibnu Hibbaan no. 5318, Ath-Thabaraniy dalam Al-Kabiir 10/25 dan Musnad Asy-Syaamiyyiin no. 639, serta Al-Baihaqiy dalam Syu’abul-Iman no. 5624 dan Ma’rifatus-Sunan wal-Aatsaar 10/266; dishahihkan oleh Al-Albaniy dalam Shahih Sunan At-Tirmidziy 2/335 dan Al-Arna’uth dalam Takhrij ‘alaa Shahih Ibni Hibban 12/138-139].

Dari ‘Aisyah : Bahwasannya Nabi shallallaahu ‘alaihi wa sallam pernah masuk ke rumah seorang wanita Anshar yang di dalamnya ada bejana (kulit) yang tergantung. Beliau membelokkan mulut bejana itu dan meminumnya dalam keadaan berdiri” [Diriwayatkan oleh Ahmad 6/161; dihasankan oleh Al-Arna’uth dalam Takhriij ‘alal-Musnad 42/165-166].

Dari ‘Abdullah bin Az-Zubair : “Bahwasannya ia pernah minum sambil berdiri” [Diriwayatkan oleh Maalik no. 1845; shahih].

Monday, 7 April 2014

Gereja Nyatakan Dukungannya Ke PDIP, Umat Islam Diserukan Golput


Haleluya. Puji Tuhan. Dewan Gereja Indonesia, telah memutuskan PDIP satu2nya wadah penyalur aspirasi politik umat kristiani. Krn itu DGI meminta para jemaat gereja, utk :

1. Memilih caleg kristen partai tsb dimana 60 - 80 % calegnya di seluruh Indo diisi kader/ jemaat gereja

2. Ajak teman2 islam milih caleg partai tsb

3. Ajak teman2 islam golput utk mengurangi perolehan kursi caleg2 islam.

4. Sebarkan isu polygami dan korupsi yg melibatkan banyak politisi islam.

5. Persepsikan pada masyarakat jokowi simbol pemimpin masa depan. Sebarkan sms ini sebanyak2nya kepada jemaat gereja. Amen. FKAG.

Sekedar memberi info khususnya pada kaum Muslimin dan umumnya pada masyarakat yang belum mengetahui Jumlah caleg DPR RI (non muslim):

1. PDIP = 183
2. PKPI =131
3. Golkar =112
4. Hanura = 98
5. Nasdem = 97
6. Gerindra = 94
7. Demokrat = 93
8. PAN = 35
9. PKB = 28
10. PBB = 8
11. PPP = 3
12. PKS = 0

Sunday, 6 April 2014

Mix max vodka: halal atau haram?


Oleh  : Jonru

Ternyata banyak masyarakat kita - khususnya remaja - yang belum tahu bahwa Mix Max merupakan minuman beralkohol. Dalam Islam, semua minuman beralkohol itu HARAM, walau persentase alkoholnya hanya nol koma sekian persen.

Selama ini, mungkin banyak orang "tertipu" oleh kemasan produk minuman ini yang terkesan keren, apalagi banyak varian rasa buahnya, pas dengan selera anak muda. Apalagi, di minimarket minuman ini sering dijejerkan dengan minuman-minuman yang halal.

Bila Anda muslim dan selama ini sudah pernah atau sering mengonsumsi minuman ini, mulai sekarang berhentilah! Masih banyak minuman lain yang tak kalah enak dan tentu saja halal.

NB: Beberapa referensi tulisan yang bisa Anda baca mengenai Mix Max:

- http://archive.kaskus.co.id/thread/9258439/0#6

- https://id.answers.yahoo.com/question/index?qid=20100210091436AAyuPEF

Wednesday, 2 April 2014

Daun-Daun yang Berenang

Sepintas, mereka mungkin terlihat seperti daun kering dan mati, namun, jika dilihat dari dekat, akan terlihat bahwa benda-benda ini sebenarnya jauh dari kering, apalagi mati, dan bukan vegetasi tua. Bahkan, gumpalan kecil ini cukup hidup. Benda-benda ini adalah ikan, dan pewarnaan serta bentuknya terstruktur dengan cara ini karena mereka dimaksudkan untuk menyerupai daun yang mengambang.
Tapi mereka tidak hanya terlihat seperti daun, mereka bahkan bertindak seperti mereka. Ikan-ikan ini sering menghadap ke bawah, sehingga mereka terlihat seperti daun mati yang mengambang dan melayang di air. Penonjolan pada ujung wajah mereka (hidung memanjang mereka) menambah ilusi ini. Ini lebih menyerupai batang daun , yang melengkapi penyamaran ketika ikan miring dengan cara menghadap ke bawah tersebut.
Ikan-ikan yang berkamuflase seperti daun ini disebut Monocirrhus polyacanthus, atau Ikan daun Amerika Selatan. Ikan ini umumnya ditemukan di Amerika Selatan, khususnya mereka membuat rumah mereka di lembah Sungai Amazon di Peru, Brazil, Bolivia, Columbia, dan Venezuela. Dan meskipun mereka mungkin terlihat agak kecil dan sederhana, mereka benar-benar bisa agak menakutkan.

Kamuflase tidak hanya melindungi ikan daun dari predator, ia juga memungkinkan ikan untuk menyembunyikan dirinya sehingga bisa menyelinap tanpa disadari mangsanya. Bahkan, ikan daun tidak benar-benar perlu melakukan penyelinapan sama sekali (karena mereka tersamarkan), melainkan ikan hanya mengapung di air menunggu mangsanya untuk berenang mendekat. Setelah mangsa cukup dekat, ikan daun merubah mulutnya menjadi vakum virtual. Dengan demikian, ia mengisap mangsanya dan menelannya bulat-bulat. Ikan daun mampu melakukan hal ini dengan mulus karena mereka memiliki mulut protractile. Ini berarti bahwa ikan dapat memperpanjang mulutnya.
Ingin melihat mereka beraksi? Lihatlah video dibawah ini pada menit ke 2:23. Mereka dapat menelan mangsanya dalam seperempat detik, keren bukan?!
(sumber)

Tuesday, 1 April 2014

Inilah 15 Cara Coblos Surat Suara yang Sah di Pemilu


Komisi Pemilihan Umum membuat 15 varian cara pencoblosan atau pemungutan suara yang sah untuk Pemilihan Umum Legislatif 9 April 2014.

Komisioner KPU Pusat Hadar Nafis Gumay di Jakarta, Selasa, mengatakan macam-macam cara pencoblosan tersebut ditetapkan mengingat banyaknya cara masyarakat memilih pada Pemilu sebelumnya.

 ”Kami berupaya semaksimal mungkin mengakomodasi suara pemilih, maka kami tentukan varian-varian tersebut supaya dipahami oleh masyarakat,” kata Hadar.

Pencoblosan pada surat suara akan dianggap sah apabila dilakukan pada:
1. Nomor urut, tanda gambar, dan nama parpol, maka suaranya dihitung satu untuk parpol.
2. Nomor urut dan nama caleg maka suaranya dihitung satu untuk caleg.
3. Nomor urut, tanda gambar, dan nama parpol serta pada kolom nomor urut dan nama caleg, maka suaranya dihitung satu untuk caleg.

Nomor urut, tanda gambar, dan nama parpol serta lebih dari satu. nomor urut dan nama caleg, maka suaranya dihitung satu untuk parpol
Lebih dari satu nomor urut dan nama caleg parpol yang sama, maka suaranya dihitung satu untuk parpol.
Tanda coblos lebih dari satu pada satu nomor urut, tanda gambar dan nama caleg, maka suaranya dihitung satu untuk parpol.
Tanda coblos lebih dari satu kali pada nomor urut dan nama caleg pada satu parpol, maka suaranya dihitung satu untuk caleg tersebut.

Garis di antara kolom yang memuat dua nomor urut dan nama caleg di satu parpol, maka suara dianggap sah untuk satu parpol.
Garis yang memuat nomor urut dan nama caleg, maka suara dianggap satu untuk parpol.

Garis yang memuat satu nomor urut dan nama caleg, maka suara dianggap satu untuk caleg.

Kolom abu-abu di antara nomor urut dan nama caleg pada satu parpol, maka suara dianggap sah satu untuk parpol.
Kolom abu-abu di bawah nomor urut dan nama caleg terakhir pada satu parpol, maka suara dihitung satu untuk parpol.

Kolom nomor urut dan nama caleg yang sudah didiskualifikasi, maka suara dianggap sah untuk parpol.

Kolom nomor urut dan nama caleg yang sudah meninggal dunia, maka suara dihitung satu untuk parpol.
Kolom nomor urut, tanda gambar dan nama parpol yang tidak memiliki daftar caleg, maka suara dianggap sah satu untuk parpol
 Ke-15 macam cara pencoblosan itu untuk membantu petugas dalam melakukan penghitungan surat suara pasca-pencoblosan, kata Hadar.

Untuk pemilih, lanjutnya, tetap memegang prinsip pencoblosan yang ditujukan pada satu caleg dan atau satu parpol.

“Intinya, pemilih mencoblos pada satu caleg di satu parpol.  Kalau itu tidak bisa ditangkap jelas oleh petugas penghitungan suara, maka mencari surat suara yang jelas memilih pada satu parpol,” ujar Hadar. [antaranews]

Posted by: @sahabatbaik

Prabowo Subianto Justru Keturunan Kapiten yang Basmi Pangeran Diponegoro


Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Prabowo Subianto yang mengendarai kuda saat kampanye terbuka di Stadion Gelora Bung Karno Jakarta, Minggu (23/3/2014), menyisakan sebuah kesan kuat.

Setelahnya, Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, menyebut Letnan Jenderal (Purn) Prabowo Subianto itu keturunan Pangeran Diponegoro.

Menurut Basuki, hal itulah yang melatarbelakangi Jenderal Prabowo melakukan ritual berkuda sembari menyelipkan keris di bagian depan tubuhnya pada kampanye akbar Partai Gerindra.

Aksi itu cukup menyolok dan mengundang penasaran mengapa Prabowo melakukannya.

"Beliau memang keturunan Pangeran Diponegoro. Kalau gue yang pakai keris, baru bingung ntar lu," kata Basuki di Balaikota DKI Jakarta, Senin (24/3).

Benarkah Prabowo Subianto ini keturunan sang pangeran pengobar Perang Jawa (1825-1830) itu? Bukankah ia juga punya darah Minahasa dari garis ibunya, Dora Sigar.

Penelusuran Tribun sepanjang pekan lalu ke sejumlah narasumber di Yogya maupun Manado dan Minahasa, kampung halaman Dora Sigar, menemukan data dan fakta menarik.

Ada semacam paradoks pada diri Prabowo secara historis, berdasar riwayat keluarganya. Dari Langowan, kota kecil di Minahasa Utara, diperoleh informasi di tubuh Prabowo dan saudara- saudaranya masih mengalir darah Benyamin Thomas Sigar alias Tawajln Sigar.

Kapiten Langowan
Siapakah dia? Tawajln Sigar ini tetua keluarga di Langowan, yang pernah menjadi kapiten ketika pasukan Tulungan atau pasukan bantuan (hulptroepen) dari suku-suku di Minahasa dikirim ke Jawa untuk membantu memadamkan perlawanan Pangeran Diponegoro.

Pengiriman hulptroepen dari Minahasa dilakukan dua gelombang. Pertama pada tahun 1826, dan kedua pada 1829.

Kapiten Tawajlin Sigar diberangkatkan di gelombang kedua, di bawah pimpinan Mayor Tololiu Herman Willem Dotulong, tokoh utama pasukan Tulungan.

Bode Grey Talumewo, peneliti muda dan pengumpul data sejarah Minahasa kepada Tribun meyakinkan, Prabowo Subianto merupakan turunan kelima dari Kapiten Langowan, Benyamin Thomas Sigar. Dialah yang ikut membantu Dotulong selama tugas di Jawa.

Bode menjelaskan, turunan Benyamin Thomas Sigar yakni Bastian Sigar yang memiliki anak Laurents T Sigar, Kepala Walak Langowan.

Anak Laurents diberi nama Philip Sigar yang tak menjabat apapun. Dari Philip lahirlah Philip LF Sigar.

Philip inilah yang merupakan ayah Dora Sigar, ibunda Prabowo dan saudara-saudaranya. Dora Sigar yang dibawa ayahnya ke Utrecht, Belanda, bertemu Prof Dr Soemitro Djojohadikusumo di negeri itu, mereka kemudian menikah.

Philip LF Sigar ini pribadi yang cemerlang. Ia pernah menduduki jabatan Sekretaris Karesidenan Manado (1922-1924), sebelum ditugaskan ke Bandung, Jawa Barat. Ayah Dora Sigar ini menjadi orang Indonesia yang menduduki jabatan tinggi dam strategis di jaman Hindia Belanda.

"Dora Sigar kemudian bertemu dengan Soemitro di Belanda. Saat itu Soemitro kuliah di Belanda. Dari keduanya kemudian lahirlah Prabowo Subianto dan saudara-saudaranya," kata Bode yang kini mengumpulkan data sejarah pemimpin perang era Minahasa lama.(yahoo)

Monday, 31 March 2014

Awas Fenomena "jilboobs"!


Belum dua bulan muslimah sedunia memperingati Hari Hijab Internasional (1/2/2014). Tiba-tiba beberapa pekan ini, Muslim Indonesia digegerkan oleh fenomena “jilboobs” melalui sebuah akun Facebook bertajuk serupa.

Pernahkah Anda dengar kata jilboobs?

Salah seorang mahasiswi Universitas Hasanuddin mendengarnya kemarin (30/3/2014). Karena penasaran, maka ia bertanya kepada “Mbah Google”.

Innalillahi rooji’uun, ternyata itu adalah istilah yang digunakan untuk menjuluki wanita berjilbab tetapi berpakaian ketat. Sungguh sebuah penistaan terhadap muslimah.

Berdasarkan data penelusuran, “jilboobs” terdokumentasi dalam bentuk blog berisi kumpulan foto candid para wanita “jilboobers” sejak tahun 2009 dan fanpage-nya pada Facebook sejak (1/2014).

Dapat dipastikan, “jilboobs” tengah menjadi demonologi Islam (penyetanan Islam-red). Ia menjadikan Islam tampil dalam bentuk yang nista. Muslimah disuguhkan sebagai bahan tertawaan sekaligus pelecehan seksual para komentator dan blogwalker yang didominasi pria Indonesia dan Malaysia.

Rupanya dakwah perlu digiatkan kembali agar muslimah menyadari hakikat jilbab adalah menutup aurat, bukan membungkus aurat seketat-ketatnya. Na’udzubillahi mindzalik.

Saatnya semua muslim Indonesia baik secara pribadi maupun yang tergabung dalam ormas-ormas Islam menyeru dan mendesak Majelis Ulama Indonesia untuk menjatuhkan fatwa haram atas jilbab yang tidak sesuai syari’at Islam. Sebagai muslimah, keawaspadaan adalah utama, sebab boleh jadi foto anda terpampang pada salah satu situs bertajuk “jilboobs”. Astaghfirullohal adziim. (adibahasan/arrahmah.com)
- See more at: http://www.arrahmah.com/news/2014/04/01/fatwakan-haram-jilboobs.html#sthash.3Obe608I.dpuf

Friday, 28 March 2014

Inilah Foto-foto Hoax Terheboh Eksekusi 529 Anggota Ikhwanul Muslimin dan Penjelasannya

Sebuah foto yang memperlihatkan ratusan orang sedang shalat malam di sebuah kamp beredar di media sosial. Foto jama’ah shalat yang terdiri dari empat shaff ini diklaim sebagai foto shalat terakhir 529 anggota Ikhwanul Muslimin sebelum digantung. “Pilu!!! Gambar Solat Terakhir 529 Para Syuhada Mesir Sebelum Digantung,” demikian judul foto itu.

Selain foto tersebut, beredar pula foto-foto lain yang memperlihatkan puluhan jenazah dan diklaim sebagai syuhada Ikhwanul Muslimin usai vonis mati yang dikeluarkan oleh pengadilan Mesir.

Berikut foto-foto tersebut dan hasil penelusuran bersamadakwah yang membuktikan bahwa foto-foto tersebut adalah hoax:
Foto di atas diklaim sebagai foto shalat terakhir 529 anggota Ikhwanul Muslimin sebelum digantung

Fakta: foto tersebut diambil di kamp Bucca, Irak. Sekitar 9.600 warga Irak ditahan Amerika Serikat di kamp tersebut tanpa tuduhan yang jelas. Foto tersebut telah dipublikasikan oleh Sacbee.com pada Maret 2009. Foto-foto sejenis bisa dilihat di  http://www.sacbee.com/static/weblogs/photos/2009/03/020866.html?mi_atom=The%20Frame
Foto di atas diklaim sebagai foto anggota Ikhwanul Muslimin setelah vonis hukuman mati 

Fakta: Foto tersebut sudah dipublikasikan oleh Tunisiemedias pada 8 Januari 2014, jauh sebelum adanya vonis mati terhadap 529 anggota Ikhwanul Muslimin. 
Foto di atas diklaim sebagai foto jenazah Ikhwanul Muslimin setelah dihukum gantung 

Fakta: Foto tersebut adalah foto jenazah warga Suriah yang gugur akibat senjata kimia. Foto ratusan jenazah tersebut sudah ramai dipublikasikan pada Agustus 2013, termasuk di dailymail. Foto-foto sejenis bisa dilihat di http://www.dailymail.co.uk/news/article-2398691/Syrias-darkest-hour-Hundreds-childrens-bodies-piled-high-nerve-gas-attack-near-Damascus-leaves-1-300-dead.html
Foto di atas diklaim sebagai foto proses eksekusi 529 anggota Ikhwanul Muslimin yang divonis hukuman mati

Fakta: Foto tersebut adalah foto eksekusi Hussein Khadri, seorang ahlus sunnah, di Iran. Foto tersebut sudah banyak diunggah di tumblr.com pada tahun 2010 lalu. Foto-foto sejenis bisa dilihat di http://stop.torturing.us/2010/06/horrific-scene-execution-iran.html 

Adapun vonis mati terhadap 529 anggota Ikhwanul Muslimin oleh pengadilan Mesir, hingga saat ini belum dieksekusi. Banyaknya protes dari dunia Islam, para ulama dan PBB agaknya membuat pemerintah kudeta Mesir tidak gegabah mengeksekusi vonis yang sangat terlihat rekayasanya itu. [IK/bersamadakwah]

Tuesday, 25 March 2014

Transaksi Cukong, Mandat Jokowi


Joko Widodo alias Jokowi tampil sukses "kadalin" Prabowo Subianto. Kedua figur berlakon khas "politik kejawen" yang sebelumnya terlihat akrab itu, kini pecah kongsi. Lantaran ihwal perebutan selembar kertas berisi mandat Capres dari PDIP yang disinyalir bernilai jutaan dollar.

Di pelataran kandang PDIP hanya rumput yang gratis bagi sapi betina dan kerbau tetangga. Tapi kalau soal rekomendasi atau mandat politik, ada harga yang harus ditebus. Cara transaksi pun terbilang unik. Mirip peredaran uang haram di meja perjudian atau serupa dengan transaksi narkoba di pasar gelap.

Uang tunai berupa Dollar Amerika atau batangan emas atau perjanjian bagi hasil dari jatah perampokkan melalui praktek penjualan aset-aset negara. Modus yang terakhir pernah berlangsung sangat rapi dan melibatkan penjahat BLBI disaat Putri Soekarno itu berkuasa. Kini setelah berperan sebagai oposan, jualan politik dikemas berupa mandat Capres - Cawapres.

Berapa harga mandat untuk Jokowi...? Hanya setan yang tahu. Salah satu stasion TV berita belum lama ini memberi pesan khusus tentang neraca korupsi. PDIP menduduki posisi teratas. Rangkaian kejahatan berupa kasus-kasus pencurian uang negara oleh para gerombolan pendukung Megawati.

Tapi hebatnya, untuk menyembunyikan kesan busuk para politisi PDIP tersebut, media jaringan katolik menstigmakan partai-partai Islam dengan korupsi dan drama wanita cantik. Dua isu yang sukses dimainkan dengan memperalat KPK secara sempurna dan nyaris menyakinkan ummat.

Aneh, PDIP terbukti paling banyak melakukan kejahatan korupsi, terjerat narkoba dan skandal seks, namun arus kebencian publik justru diarahkan menghujat partai-partai Islam. Maklum, peran jaringan media katolik untuk soal membalikkan fakta sangat lihai.

Sebut saja kompas, begitu gencar menyudutkan elite-elite Islam, sembari mangais keuntungan tak terhingga dari derasnya bantuan iklan para cukong (termasuk deal terselubung secara rapi).

Seorang sahabat jurnalis yang pernah bekerja di Kompas menyindir, "arah pemberitaan politik milik jaringan katolik ini hadir untuk menjaga kepentingan kelompoknya." Kelompok di maksut adalah PDIP.

Siapa yang mengendalikan PDIP...? Semua orang tahu Megawati hanya menjadi simbol pemimpin partai namun kendali kebijakan berada di tangan Sekjend Tjahjo Kumolo, yang bertindak sebagai perpanjangan kepentingan cukong (konglomerasi Tionghoa).

Kedekatan Tjahjo Kumolo dengan sejumlah cukong kakap industri rokok menjadi hal yang spesial diperbincangkan di internal PDIP. Dan bagi Megawati dan kelompoknya, kehandalan jaringan cukong Tjahjo Kumolo tidak lebih menjadi lapak. Wajar bila PDIP dari sisi anggaran operasional lancar-lancar saja.

Termasuk jual beli mandat Capres PDIP yang kini dikantongi Jokowi berlangsung dalam "transaksi" yang sungguh memukau. Lebih dari 60 pengusaha datang dan berkumpul di markas PDIP, surat mandat kepada Jokowi berisi tulisan tangan Megawati langsung dibacakan dengan penuh khikmat oleh Puan Maharani.

Mirip lotre di meja perjudian. Puncaknya transaksi itu dibuat setelah melewati berbagai aneka ramalan berupa analisa untung rugi yang berujung "hepeng" sebagai jaminan. Maka tak heran, publik pun terkaget-kaget, lantaran tidak ada penyampaian visi-misi dari si penerima mandat.

Bagi para cukong, penampilan Jokowi dibuat mirip produk kecap atau indomi yang dikemas laris-manis, tak peduli isinya instan. Dan oleh kompas, semua bisa di atur, "ada harga, ada promosi".

Tak heran, produk bermerek Jokowi itu dalam neraca pemberitaan kompas telah menembus lebih dari 10 ribu berita. Kalau satu berita Jokowi dihargai 5 juta, maka disinyalir jumlahnya 50 milyar. Harga itu belum termasuk sponsor iklan dan transaksi di balik layar yang berlipat-lipat besarannya.

Untuk modus tersebut, Kompas tak perlu menghindar. Sudah menjadi rahasia umum, dan maklum para cukong yang mengatrol Jokowi untuk menjadi Presiden tentu modalnya sangat besar.

Tapi kalau Jokowi menang, otomatis lebih dari seribu triliun anggaran APBN dikuasai oleh mereka, plus aset-aset negara dikuasai serta sumber keyaan alam akan dicaplok dengan mudah. Saat Megawati menjadi Presiden, praktek busuk itu pernah terjadi, kini giliran Jokowi yang disiapkan untuk menghidupkan kembali syahwat para cukong.(vb/faizal.assegaf)

Tokoh Penghina Nabi:
 Jokowi Itu Anugerah Tuhan


Bos Kompas Gramedia Group, Jakob Oetama walau telah berusia tua namun masih gesit memainkan peran strategis kepentingan ideologi kelompoknya. Tokoh misionaris Katolik paling berpengaruh di dunia pers nasional ini , belakangan disebut-sebut sebagai aktor utama dalam "grand design" koalisi PDIP, cukong (kapitalis) dan jaringan Katolik.

Di balik layar, Jakob Oetama dan komplotannya bergerak rapi menyusun berbagai rangkaian opini mendongkrak popularitas Jokowi- Ahok. Melalui jaringan media dan relawan dari ratusan yayasan yang bernaung di bawah Kompas Gramedia Group mengusung tekat: "hadang kebangkitan Islam", ihwal operasi politik terselubung tersebut semakin agresif dilancarkan.

Hampir setiap hari, Kompas dan jaringan mitranya, menggulir serangkaian isu-isu yang bergerak dalam dua kanal opini: (pertama) Mendongkrak pencitraan Jokowi-Ahok sembari mengkonsolidasikan PDIP sebagai partai pemenang pemilu. (kedua) membenturkan para tokoh dan partai Islam, serta aktiv meredam pengaruh figur nasional dengan aneka stigma korupsi, pelanggaran HAM dan sebagainya.

Konspirasi Kompas Gramedia Group kian berlangsung efektif melibatkan komunitas Katolik yang terkenal solid serta dukungan cukong (kapitalis Tionghoa). Maka tak heran, rekayasa pencitraan Jokowi-Ahok kian melaju dan menggulung pengaruh para lawan politiknya di berbagai saluran pers dan jaringan media sosial.

Hampir dua tahun, Kompas tercatat telah mempublish lebih dari 10 ribu berita dalam upaya mendongkrak pencitraan Jokowi-Ahok (data survei google). Bayangkan, bila satu berita dihargai Rp. 5 juta, maka lebih dari lima puluh miliar dana cukong telah mengalir deras ke kantong redaksi Kompas. Itu belum terhitung sumber masukan dari iklan dan kucuran lainnya.

Kecurigaan derasnya aliran dana cukong ke Kompas Gramedia Group telah menjadi pembicaraan yang mengemuka di berbagai kalangan. Di media sosial, sejumlah nama pengusaha Tionghoa yang memiliki kekayaan triliun rupiah ramai dipersoalkan. Yakni, praktek politik uang dalam jumlah besar dan berlangsung rapi di balik penampilan dari kepalsuan pencitraan Jokowi-Ahok.

Apakah konsiprasi busuk 
itu akan berlangsung mulus?

Dinamika politik jelang Pemilu Legislatif dan Presiden seperti makin menimbulkan khewatiran. Berbagai kalangan masyarakat luas mulai mengambil sikap waspada terhadap kemunculan Jokowi-Ahok. Kedua boneka dari rekayasa politik Katolik, cukong dan PDIP itu kian menuai kecurigaan.

Bahkan di saluran media sosial mulai bermunculan suara-suara perlawanan dengan menegaskan bahwa jaringan Katolik, Cukong dan PDIP sedang bergerak memicu konflik sesama anak bangsa. Pasalnya, praktek politk uang dan persekongkolan ideologi di balik pencitraan Jokowi-Ahok dianggap telah mengarah pada pembodohan dan memporak-porandakan aspirasi ummat Islam.

Maklum Kompas sejak lama telah dikenal meluas sebagai media terdepan yang sangat getol melakukan upaya melemahkan harmoni ummat Islam. Di tahun 1990, media milik jaringan Katolik ini bahkan secara terbuka melancarkan penghinaan kepada Nabi Muhammad SAW dalam kasus Arswendo Atmowiloto. Yang kemudian memicu kemarahan ummat dan pelakunya dijebloskan ke penjara.

Rupanya kebencian itu masih membekas dan kini sedang dipamerkan melalui modus canggih pencitraan Jokowi-Ahok. Wajar bila kemudian ummat Islam kini mulai bergerak dan menggalang perlawanan.

Beberapa waktu lalu, mantan wartawan senior Kompas Arswendo Atmowiloto, sang penghina Nabi Muhammad tersebut melontarkan pernyataan bahwa: "Jokowi itu anugerah dari Tuhan, tinggal kita mau manfaatkan atau tidak. Jokowi dicalonkan, semuannya enggak penting lagi. Dia jawara," kata Arswendo di Din Tai Fung Restaurant Pacific Place, Jakarta, Senin (9/13/merdeka.com).

Ironi, pernyataan Arswendo Atmowiloto seolah menegaskan bahwa Kompas (komando pastor) jangan gentar memperjuangan boneka Jokowi sebagai jawara yang kelak diperalat bagi kentingan kelompok Katolik, PDIP dan Cukong.

Luar biasa: Bos kompas Jakob Oetama sukses menghadirkan kader-kader jurnalis sekaliber Arswendo Atmowiloto dengan cara pikir yang licik !
(vb/faizal.assegaf)

Bos Kompas: Katolik dan Cukong Wajib Dukung Jokowi


Ada cerita menarik yang beredar terbatas di kalangan petinggi Kompas Gramedia Group. Tentang konspirasi di balik opini bentukan jaringan media menghadapi pemilu 2014. Tentang "kolaborasi kotor" kelompok misionaris Katolik, konglomerasi Tionghoa dan elit PDIP. Tentang rekayasa pencitraan Jokowi - Ahok menggilas akal sehat publik.

Kisah penuh misteri itu berawal di akhir bulan Desember 2013. Orang - orang berduit triliun rupiah yang kemudian dikenal dengan "cukong", berkumpul bersama petinggi Kompas Gramedia Group, elite PDIP dan misionaris Katolik. Atas nama kesamaan kepentingan ideologi, merumuskan sebuah konspirasi jahat.

"Kita sudah berhasil membawa Jokowi - Ahok di posisi jabatan strategis DKI Jakarta, kini selanjutnya mempermulus jalan untuk memastikan Jokowi menjadi Presiden dan Ahok tampil memimpin Jakarta." Sembari menegaskan: "Ini tahapan finalisasi untuk menguasai Indonesia yang berpenduduk mayoritas muslim."

Dengan mengusung tema liputan "Indonesia Satu", crew redaksi Kompas bergerak lincah menyebarkan serangkaian isu dan opini penuh tipu muslihat ke ruang publik. Sasaran mendongkrak popularitas Jokowi - Ahok dan menghembuskan kebencian rakyat kepada elite dan partai non PDIP.

Hasilnya, dalam kurun waktu yang tidak lama, Jokowi - Ahok diposisikan sebagai figur fenomenal di panggung politik nasional jelang Pemilu 2014. Publik hampir setiap hari disuguhi berbagai berita dari aneka lakon dua boneka yang terus melenggang bebas mewakili ambisi cukong dan jaringan katolik.

Dengan mengabaikan visi, Jokowi - Ahok hadir bagai sinetron berdurasi tanpa batas menyihir pembaca dan pemirsa. Mulai dari serangkaian kisah blusukan Jokowi yang menguras anggaran miliaran rupiah dari APBD, hingga celoteh penuh amarah tanpa etika diperankan secara membabi-buta oleh Ahok. Mirip pertunjukan "topeng monyet", yang setiap gerak-geriknya sudah terlatih dan sepenuhnya dikendali oleh dalang alias cukong.

Jejak Hitam

Kompas punya sejarah panjang dalam kongsi kepentingan dengan cukong. Media utama milik kelompok Katolik ini, telah menjadi jaringan yang terus menggurita. Di tahun 1998 - 1999, Kompas sukses mencitrakan pengaruh Uskup Belo dalam pergolakkan politik paling spektakuler yang berujung pada pelepasan Timor-Timur dari wilayah NKRI.

Uskup Belo dikesankan bagai pahlawan kemanusiaan yang secara sporadis menyudutkan ABRI (TNI) sebagai penjahat HAM dalam serangkaian kasus pembantaian massal di Timor-Timur. Tudingan tanpa bukti itu, nyaris setiap hari menghias halaman utama koran Kompas dan memicu intervensi kekuatan asing.

Setelah setahun Timor-Timur lepas dari NKRI, publik kemudian baru menyadari ternyata: Uskup Belo dan Kompas terlibat bermain mata untuk memuluskan kepentingan cukong yang mengincar sumber kekayaan minyak di Laut Timor. Dan untuk hajat busuk itu, maka jalan ekstrim disintegrasi pun dimainkan.

Sangat menyedihkan, konspirasi Kompas dan gereja Katolik yang dipimpin oleh Uskup Belo sukses menyulut api kebencian di hati rakyat Timor-Timur. Di mana ratusan ribu warga Indonesia yang sebagian besar berasal dari Pulau Jawa yang puluhan tahun menetap di Timor-Timur menjadi sasaran perlakuan tidak manusiawi, diusir dan ribuan dari mereka kehilangan nyawa serta harta bendanya.

Tragedi berdarah lepasnya Timor-Timur (Timor Leste) dari wilayah Indonesia adalah fakta sejarah yang tak terlupakan. Wilayah yang berpenduduk mayoritas Katolik tersebut oleh Kompas sangat berkepentingan untuk menjadikannya sebagai negara boneka dalam kendali Australia, Eropa dan Amerika.

Timor Leste memiliki potensi sumber kekayaan alam dan berada di zona strategis serta berdampingan dengan NTT yang berpenduduk mayoritas Katolik. Dan oleh Australia, Timor Leste telah dijadikan pangkalan militer yang setiap saat dapat memperluas pengaruhnya dengan mencaplok kawasan di sekitarnya. Jalan kearah itu semakin terbuka lebar. Dan lagi-lagi, Kompas menyembunyikan rencana licik itu dari perhatian publik.

Bagaimana dengan Jokowi - Ahok...?

Kompas Gramedia Group, cukong dan basis jaringan Katolik dengan mencolok tengah gencar memainkan "disintegrasi politik" yang memporak-porandakan tatanan sosial di negeri ini. Melalui penunggangan PDIP, Jokowi dipaksakan tampil sebagai boneka mereka untuk dipersiapkan memimpin Indonesia lima tahun ke depan.

Skenario busuk itu tidak lain bertujuan untuk memperluas pengaruh Katolik dan cukong dalam penguasaan negara, sentra ekonomi-keuangan dan sebagainya. Ambisi itu sangat nyata, dan secara terbuka tokoh Katolik paling berpengaruh, Frans Maknis Suseno menyampaikan pesan berupa ancaman: "Bila Jokowi tidak jadi presiden maka Indonesia akan rusuh..."

Pernyataan misionaris Katolik Frans Maknis Suseno, tidak berbeda dengan apa yang pernah dilontarkan oleh Uskup Belo: "Lebih baik membawa mayoritas Katolik Timor-Timur lepas dari NKRI dari pada bergabung dengan ummat Islam dalam kebhinekaan Indonesia..."

Cara pandang para tokoh Katolik yang berkonsiprasi dengan cukong, membuat banyak pihak bertanya: "Di mana sikap nasionalisme Megawati dan politisi PDIP...?".

Hem, uang dan kerakusan kekuasaan telah melunturkan spirit nasionalisme elite partai. Masa depan rakyat di negeri ini tengah berjalan menuju jurang kehancuran. Prihatin !(vb/faizal.assegaf)

Monday, 24 March 2014

Awas Malware! Jangan Klik “Video Pesawat Malaysia Airlines MH370 Telah Ditemukan”


Di tengah hiruk pikuk berita pencarian pesawat Malaysia Airlines MH370 yang hilang, sebuah scam (penipuan) malware (software perusak) menyebar di Facebook. Dengan menampilkan foto rekayasa pesawat Malaysia Airlines ditemukan jatuh di sebuah hutan disertai tombol ‘Play’, malware itu menarik banyak pengguna Facebook untuk mengkliknya.

Setelah mengklik, pengguna Facebook akan dialihkan ke sebuah situs yang mengandung malware untuk melakukan phising yang meminta sang pengguna untuk membagi video itu sebelum dia bisa menontonnya. Hal ini memberikan para hacker akses kepada akun Facebook dan secara otomatis memposting video itu di wall Facebook korban untuk memancing orang lain.

Seperti dikutip Timlo dari International Business Times, link-link serupa juga telah dibagi di jejaring sosial lainnya.

Bagi pengguna media sosial yang sudah terlanjur mengklik link itu, membaginya atau me-like video itu, sangat disarankan untuk segera menghapus link video tersebut dan mengubah password Facebook-nya. Direkomendasikan pula untuk mengubah password akun-akun lain yang menggunakan password yang sama dengan akun Facebook tersebut. [AM/bersamadakwah]

Sunday, 23 March 2014

Pesawat Malaysia Airlines MH370 Disembunyikan Imam Mahdi-nya Syiah


Maktab Sayyid Syirazi, Ulama Besar Syiah menegaskan bahwa pesawat Malaysia Airlines MH 370 saat ini disembunyikan oleh Imam Mahdi. Tentu yang dimaksud disini adalah Imam Mahdinya Syiah, bukan Imam Mahdi yang diyakini oleh kaum Muslimin.

Dari akun Twitternya, Dr. Ali Al-Rabi'i mempertanyakan kekonyolan ini, "Pesawat Malaysia yang hilang saat ini berada pada Imam Mahdi Syiah di Sirdab, sebagaimana yang mereka klaim. Pertanyaannya, bagaimana bisa pesawat Air Bus itu dimasukkan ke dalam Goa Sirdab?"

Syirazi berpandangan demikian karena melihat hubungan Iran dan Malaysia yang tidak harmonis lagi sejak ajaran Syiah dilarang di negeri Ahlus Sunnah tersebut. (Baca disini: http://www.lppimakassar.com/2014/03/syiah-haram-di-negerimu-terima-kasih.html)

Hal lucu seperti ini pun pernah dilontarkan oleh ulama Syiah yang lain terkait padamnya listri di Amerika. Katanya hal itu dilakukan juga oleh Imam Mahdi Syiah. (Baca disini: http://www.lppimakassar.com/2012/07/imam-mahdi-syiah-memadamkan-listrik.html)

(Ibnu Ahmad/lppimakassar.com)

Saturday, 22 March 2014

Jokowi, Jalal, dan Fatwa Ulama Madinah tentang Pemilu 2014 di Indonesia


Headline media-media nasional baik cetak maupun elektronik sedang ramai membicarakan pencapresan Jokowi, Gubernur DKI Jakarta yang dibacakan oleh Puan Maharani, Ketua Fraksi PDI-P.

Media sosial seperti Whats App, Facebook, BBM, Twitter dan lainnya pun ramai menggiring opini massa mengenai situasi politik yang sedang memanas sekarang ini.

Berbagai kalangan dan golongan menampilkan tokoh-tokoh terbaik mereka untuk diberikan peluang mengisi kursi-kursi parlemen di lembaga eksekutif, yudikatif dan legislatif pemerintahan NKRI.

Termasuk golongan yang telah difatwakan sesat oleh MUI seakan tak mau ketinggalan ambil bagian.


Jokowi, Yahudi, Kristen dan Syiah dengan Tagline “Indonesia Baru”

Berikut ini salah satu opini yang tersebar di media sosial Whats App,

Indonesia Baru. Perhatikan simbol pasangan Jokowi –Ahok:

1.Simbol “JB” = representasi Jachim & Boaz, bukan hanya sekedar inisial “Jokowi Basuki”. Apakah Jachim dan Boaz itu?, ia mempresentasikan dua pilar gerbang pintu masuk kuil Raja Sulaiman (Solomon Temple) yang dianggap Yahudi sebagai kuil peribadatan mereka.

2.Simbol “Monas” mempresentasikan Tugu Obelisk (Simbol pemujaan terhadapa dewa matahari).

3.Simbol baju kotak-kotak yang dikenakan adalah representasi dari The Checkered Board. Menurut Yahudi, lantai berwarna hitam putih (the checkered board) itu adalah representasi dari lantai Kuil Raja Sulaiman yang juga merupakan simbol dualitas diantara kebaikan dan keburukan dalam kehidupan manusia.

4.Simbol “Jakarta Baru” dan jargon “Perubahan untuk Indonesia Raya dengan satu tekad…. Indonesia Baru” ini adalah aba-aba bahwa Indonesia siap dikendalikan di bawah “New World Order/ Tatanan Dunia Baru”, yang merupakan tujuan dari organisasi Yahudi: Freemasonry yang bermain di belakang layar sebagai “The Invisible Hand”.

Bisa jadi, rencana mereka adalah ini

RI-1 = Joko Widodo (Jokowi)

Gubernur DKI = Basuki Tjahaya Purnama (Ahok)

Menteri Agama = Jalaluddin Rakhmat (Kang Jalal)

Tiga Pasangan: Yahudi-Kristen-Syiah

Renungkanlah, ujian kaum Muslimin kedepannya, bisa jadi lebih dahsyat!, Nah sudahkah kalian bersiap menghadapi ujian yang semakin berat?!

Jokowi dan Syiah

Tak ketinggalan grup dengan nama “Sunnah Defence League” ikut menggalang opini masyarakat. Berikut ini yang mereka sebarkan lewat Whats App, BBM dan juga Facebook,

Ramai orang mengatakan kami paranoid terhadap Syiah karena terus memberitakan perkembangan mereka, padahal tujuan kami adalah menyadarkan umat akan bahaya laten Rafidhah, jika merasa terganggu silahkan delcont saja dan hiduplah dalam damai, sementara.

Ramai pula orang berbicara mengenai siapa Jokowi sebenarnya terkait pengakuan istri Jalal bahwa Jokowi adalah Syiah. Kami sudah menerima kabar semacam itu jauh-jauh hari mengenai hal ini. Tim Investigasi SDL mengabarkan bahwa di Jakarta & beberapa kota besar, petinggi Syiah dari kalangan elite sering mengadakan pertemuan tertutup & Jokowi selalu ada di antara mereka, jika dia bukan Syiah maka dia adalah pionnya Syiah & kita tidak melihat apapun kebaikan Jokowi selain bahwa dia adalah boneka yang sangat penurut.

Lingkari tgl 9 April dalam kalender kalian, ini akan jadi momen bersejarah, saat dimana Syiah menguasai negeri ini. Bukan hanya di PDI-P, kader mereka ada di mana-mana. Lihatlah apa yang Syiah katakan terkait hal ini:

“Keberpihakan PDI-P pada minoritas sudah tidak diragukan lagi. Misalnya, jika kelompok Islam Radikal menghajar Syiah PDI-P malah pasang tokoh Syiah terkemuka sebagai calegnya. Aksi barbar primitif ala Sampang tidak mungkin terulang jika Jokowi jadi Presiden. Masa sulit bagi Mazhab Syiah Indonesia teratasi 9 April 2014. Seperti angin, tak terlihat bukan berarti tak ada. Kebangkitan Syiah di ambang pintu.”

Rafidhah akan tenang hidup di negeri ini jika mereka bersikap manis seperti Ahmadiyah dan menyembunyikan kekafirannya di lubuk hati yang terdalam, tapi jika mereka berpikir mereka bisa hidup tenang setelah hari ini karena merasa di atas angin berkat perjuangan politik mereka, mereka salah. Kalian akan mendapat perlawanan paling keras dari kami!!!

Demi Allah ya Ikhwah. Syiah tidak bisa dibendung. Jika tidak jadi seperti di Suriah minimal seperti di Lebanon. Yang bisa kita lakukan adalah:

“Siapkanlah untuk menghadapi kekuatan apa saja yang kita sanggupi untuk menghadapi mereka”

Persiapkan dirimu ya Ikhwah!!!

Sebarkan!!!

Sumber: Sunnah Defence League, BBM: 7581c950, Facebook: facebook.com/SDLofficial

Berikut ini daftar politikus aliran sesat Syiah. (Silakan klik beberapa link di bawah ini)

Jalaluddin Rakhmat, gembong Syiah di Indonesia masuk lewat PDI-P

(http://gemaislam.com/berita/indonesia-news-menuitem/1164-gembong-syi-ah-indonesia-jadi-caleg-pdip)

Ulil Abshar Abdalla, caleg Partai Demokrat Dapil Jawa Tengah III. Dia tokoh paham sesat dari Jaringan Islam Liberal, bukan Syiah, namun sering membela aliran sesat seperti Zuhairi Misrawi, caleg PDI-P

(http://www.lppimakassar.com/2013/10/dua-tokoh-penyesat-umat-ini-menjadi.html)

Lestari Yuseno, istri dari Tokoh Syiah yang sudah lebih dulu di kancah perpolitkan Indonesia. Dari Partai Demokrat dengan Dapil Jawa Barat

(http://koepas.org/index.php/datfak/690-lestari-yuseno-caleg-dpr-ri-istri-tokoh-syiah)

Asri Rasjid, oknum Syiah yang menyusup di tubuh PKS Sulawesi Utara

(http://www.nahimunkar.com/caleg-caleg-syiah/)

Yusnan Solihin, Kader Syiah di Partai Gerindra dengan Dapil Jawa Barat

(http://assunnah.net/sindikasi/kategori/tokoh-syiah-indonesia)

Zulfan Lindan, Tokoh Syiah di Partai NasDem Aceh

(http://koepas.org/index.php/datfak/624-zulfan-lindan-syiah-dari-serambi-mekkah)

Dr. Abdurrahman Bima, Ustadz Syiah dari Nusa Tenggara Barat di Partai Demokrat

(https://helmysyamza.wordpress.com/2014/02/21/indonesia-diambang-bahayatokoh-syiah-masuk-pemerintahan-04/)

Muhsin Labib, Ustadz Syiah di Jawa Timur dari Partai PAN

(http://muslimina.blogspot.com/2014/02/daftar-nama-caleg-aliran-sesat-tahun.html)

Selengkapnya Anda bisa lihat disini:

http://www.sunnahcare.com/search/label/Tokoh%20Syiah%20Indonesia

dan disini

http://www.nahimunkar.com/caleg-caleg-syiah/

Fatwa ULama Madinah tentang Pemilu di Indonesia 2014

Tak disangka, hiruk-pikuk situasi perpolitikan di Indonesia akhirnya sampai juga di Tanah Suci Madinah. Tersebutlah seorang peserta pengajian Kitab Shahih Muslim mengajukan pertanyaan tentang solusi pemilu Indonesia pada tahun 2014 ini.

“Ya Syeikh sebentar lagi di negara kami akan diadakan pemilu, bagaimana kami menyikapinya?”

Syeikh Abdul Muhsin al-‘Abbad al-Badr, seorang ulama besar Madinah yang mengasuh kajian tersebut menjawab,

“Pada asalnya, apabila para kandidat yang ada hanya mendatangkan mudharat bagi manusia maka sebaiknya perkara ini (pemilu) dijauhi dan tidak perlu menyibukkan diri dengannya (pemilu). Namun berbeda bila diantara kandidat ada yang baik dan ada yang buruk, maka tidak diragukan lagi bahwa memberikan hak pilih pada kandidat yang baik itulah yang semestinya dilakuan. Hal ini sebagaimana yang berlaku di negeri kafir, bila diantara kandidat ada yang hubungannya baik dengan kaum muslimin dan yang lainnya tidak, tentunya berbeda (dalam menyikapi) kedua kandidat tersebut.” (Majlis Shahih Muslim, Masjid Nabawi, Madinah al-Munawwarah, 18 Jumadal Ula 1435 H.)

(Ibnu Ahmad/lppimakassar.com)

Thursday, 20 March 2014

Waspada! Pakaian Produk Yahudi Mengandung Racun Telah Menyebar di Indonesia


Berdasarkan hasil investigasi terbaru LSM Greenpeace, diketahui sejumlah produk pakaian bermerek  terkemuka di dunia ternyata mengandung bahan kimia yang berbahaya. Diantara merek ternama yang disebut Greenpeace adalah  Zara, Materbonwe, Levi’s, Mango, Calvin Klein, Jack and Jones, Esprit, GAP, Armani, dan Mark and Spencer.
Temuan ini dimuat dalam laporan investigasi LSM Greenpeace bertajuk, “Benang Beracun – Merk Fashion ternama Terjahit Dengannya”, yang diluncurkan secara serentak di dunia  pada hari Selasa (20/11) kemarin.

Hasil investigasi Greenpeacepada produk pakaian berlabel ternama di 27 negara termasuk di Indonesia, menyimpulkan dari 141 buah pakaian bermerek yang dibeli dari gerai resmi label tersebut, ternyata setelah diteliti diketahui 20 diantaranya mengandung bahan kimia berbahaya, seperti NPEs (Nonylphenol Ethoxylates), toxic phtaler, dan amina.Juru Kampanye Air Bebas Racun LSM Greenpeace Indonesia, Ahmad Ashov mengatakan untuk di Indonesia investigasi dilakukan dengan mengkoleksi empat sampel produk yang dijual di Indonesia dan delapan sample produk yang diproduksi di Indonesia. Hasilnya, 80% produk itu mengandung racun NPEs yang membahayakan lingkungan.

Penggunaan bahan kimia ini menurut LSM Greenpeace tidak membahayakan si pemakai produk pakaian, namun tetap saja menimbulkan dampak bahaya yang tidak langsung berupa kerusakan lingkungan akibat larutnya bahan kimia berbahaya tersebut ketika dicuci atau dibersihkan.

“Pada saat dicuci, itu terlepas ke badan-badan air. Dan akhirnya NPEs misalnya, terdegradasi menjadi Nonylphenol, toxic yang lebih berbahaya. Kemudian toxic phtaler, kemudian amina juga sama seperti itu. Apabila terlepas, dia bisa menyebabkan akumulasi dan akhirnya bisa sampai ke rantai makanan, ” jelas Ahmad sebagaimana dikutip dari ABC Radio Australia.

“Bahan-bahan kimia yang ditemukan menjadi indikator kuat bahwa besar kemungkinannya digunakan dalam proses produksi, sehingga kemungkinan dilepaskan ke badan-badan air diseluruh dunia, salah satunya di Indonesia.”
Perlu diketahui bersama, NPEs adalah zat yang banyak ditemukan dalam produk fashion sebenarnya digunakan untuk pembuatan deterjen, kertas, dan bahan pemadam api. Sumber

Wallahu A‘lam.